Salam Kebathilan….
dalam rangka menjaga agar para tamu maupun umat PKS …
tidak bosan berkunjung dan mencoba menyerap tulisan dari blog ini…
maka kami mencoba …mengganti tampilan
dari Sadish menjadi
Vigilance….
semua tampilan didapat dari tampilan gratis wordpress…mudah-mudahan bisa menjaga kita semua…
untuk tidak bosan…berkunjung ke blog ini….
Terima kasih…
Salam Kebathilan….
Kami, Majlis Utusan Iblis, Partai Kebathilan Sejati…
mengucapkan selamat kepada Jaksa Ester Tanak dan Jaksa Dara Veranita. Ester Tanak divonis hanya 1 tahun penjara, sementara Dara Veranita divonis bebas….
Kami menghimbau kepada seluruh Jaksa dan Aparat Penegak HUKUM di SelURUH INDOnesia….terutama dari PIHAk KEpolISian RepuBLik IndonESia…dan KejaKSaan…
Segeralah…
menyusul Tindakan Jaksa Ester Tanak dan Dara Veranita…..
PerCayalah..bahwa Ekstasi, narKOBa adalah BIsnis yang Menjanjikan….bisnis ini hanya dapat dikalahkan oleh BIsnis Seksual dan berada satu Peringkat diatas perdagangan Senjata Gelap…
Jadi…
Mengacu pada vonis yang hanya 1 Tahun…dan pErtimbangan bahwa Ester Tanak Dan Dara Veranita sudah menGabdi untuk negara (selama jadi jaksa…; padahal….tolol amat..itu mah kerja…wajar dibayar…dasar hakim Indonesia…pembenaran muluuuuuuuuuuuu!!! gak tau maluuuuuuuuuuuuuuu!!!!) Yang namanya kerja, jadi peLacur, Jaksa, pOLISI, pENJAmbret, itu Pilihan, Katanya Professional…eh masih nyambi jual ekstasi…
Maka…kami menghimbau, kepada aparat Kejaksaan dan Kepolisian SeGERAlah Manfaatkan Kesempatan EMas, Jualan NarkoBa Sepuas-pUasnya…mumpung Perhatian PUblik sedang tergerus untuk Kasus BanK Century dan Kriminalisasi KPK….
ANda SekAlian harus dapat Memanfaatkan Kesempatan ini…MUmpung Masih dipimpin oleh Hendarman SUpandji dan Bambang Hendarso Danuri serta Mumpung PResidennya Masih Anggodo Widjojo…maaf, maksud kami….Susilo Bambang Yudhoyono….
Ingat…
Kesempatan Tidak Pernah datang Dua Kali….
Selamat Menjalankan Usaha Sampingan Anda…Iblis bersama Anda sekalian…Amin…
Bagi om Busyro Muqoddas…tolong gak usah dikejar lagi kejaksaan…biarkan saja…
Mudah-mudahan Kalau Komisi Yudisial membiarkan…cepat atau lambat akan terjadi ketidakpercayaan secara utuh kepada Aparat…mudah-mudahan kita dapat segera kembali ke HUKUM RIMBA…dan kalau perlu Perang Sipil………………..
Mohon Om Busyro Memaklumi bahwa Indonesia memang sudah Berubah Republik Indonesia telah berganti nama menjadi Republik Iblis…
maka kalau masih ada orang baik di dalamnya harus segera dikonversi menjadi Setan…
terima Kasih…
Tolong Jangan terpengaruh dengan Nasib Urip Tri Gunawan..itu dia lagi apes aja..coba liat Kemas Yahya Rahman, dan Abdul Hakim Ritonga,dll…Ingat…Anda …Penegak Hukum…Andalah yang paling Mengerti Hukum dan Anda diciptakan untuk pintar ngeles …atas nama hukum…Terima kASih…
Penuh Keteladanan….tentang Keikhlasan…
itu adalah salah satu hikmah dari
Keikhlasan Ibrahim AS dan Ismail AS, menjalankan perintah ALLAH SWT, untuk mengorbankan Ismail AS, anak kandungnya….
Dan…buah atas keikhlasan tersebut, ALLAH SWT menggantikan tubuh ismail dengan badan seekor kambing…inilah awal mula dari “qurban” yang merupakan satu rangkaian dari rangkaian besar peribadatan haji dan atau Iedul Adha…
Keyakinan yang kuat dan tulus Ibrahim AS, hanya dengan mimpi, ia pun berani mengorbankan seseorang yang ia cintai….
Saat ini
bila dirujuk ke kondisi kekinian…kami…PKS mengharapkan SBY…berani mengorbankan Ong Yuliana dan Anggodo, demi menjaga amanat rakyat Indonesia yang kebetulan telah memilih dia sebagai Presiden RI…
Tapi…ini malah kebalikannya…SBY siap berkorban dengan tidak melaporkan pencemaran nama baik terhadap dirinya maupun jabatan yang ia emban, bahkan cenderung tidak mau tahu…
kami…
Partai Kebathilan Sejati…jauh lebih bersuka cita sekali…dengan temuan ini…
bagi kami..Apabila keikhlasan Ibrahim dan Ismail Alaihimassalam berpijakan Ganjaran dari TUHAN YME…maka…
bukan mustahil…
kesetiaan SBY untuk tidak melaporkan Anggodo dan Ong Yuliana (bandingkan dengan Kasus Zainal Maarif)…memiliki pijakan yang sama…
GANJARAN…
entah berupa Uang, Seks, Tutup mulut atau Tidak Membuka Aib…atau apa pun itu namanya..
.Akhirnya…
selamat datang SBY…dan untuk kita smua…
SELAMAT IEDUL ADHA …1430 Hijriah…semoga ALLAH SWT…memberikan kesempatan kepada umat Islam di Indonesia, tuk menyempurnakan Islamnya dengan pergi haji…Amin…..
Memanfaatkan Momentum
Belum lama berselang, terkait dengan perseteruan Cicak Vs Buaya dan atau Cicak Vs Godzilla….
berhembus berita dari negeri tetangga, Republik Indonesia…
Pemerintah negara tersebut, akan mereformasi POLRI, kalau tidak salah polri singkatan dari Kepolisian Republik Indonesia….
Kabarnya…reformasi ini, minimal dalam rangka upaya menyeret Markus (Makelar Kasus)…yang selama ini berkeliaran di institusi tersebut…..
Kabarnya, makelar kasus, bisa lebih berkuasa dibandingkan kepolisian itu sendiri, bahkan …tanpa bermaksud menyinggung Presiden Republik Indonesia saat ini….
Makelar Kasus seperti Anggodo Widjojo, Ong Yuliana Gunawan, Arthalyta Suryani jauh lebih berkuasa dibandingkan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, tentu hal ini bukan berarti kami….,
Partai Kebathilan Sejati menutup mata,
bahwa UANG DAPAT MENYELESAIKAN SEGALANYA….
TINdakan antISIPATIF
Kami, Partai Kebathilan Sejati, mencemaskan apabila pembrantasan MaRkUS TERsebut…mengurangi potensi kebathilan..maka…sebagai langkah awal melawan penzaliman atas kebathilan tersebut….
Izinkan kami Melakukan Reformasi INternal…kepada bagian Satpam di Partai Kami, yang DIkenal dan atau kami Sebut dengan Polish17 RepUBlik Iblis…
berikut Pengumumannya…
Melihat : terjadinya atau terancangnya pola pengurangan kebathilan via Makelar Kasus ,
Menimbang : Pentingnya Kebathilan sebagai sarana tersedianya bahan bakar di neraka (apabila neraka jadi ada)
Memutuskan : Polish17 Republik Iblis perlu mengambil langkah-langkah proaktif guna memastikan keberadaan Setan berbentuk manusia…maka
Menetapkan Reformasi POLRI berbasiskan NILAI…Nilai yang dimaksud pada ketetapan ini adalah NILAI PERKARA dengan ketentuan awal sebagai berikut :
1. Perkara dibawah 250 Juta Rupiah, nilai transaksi proses adalah 10% dari nilai perkara….
2. Nilai Perkara diatas 250 Juta Rupiah hingga 5 Milyar Rupiah, nilai transaksi proses adalah 5% dari nilai perkara….
3. Nilai Perkara di atas 5 milyar hingga 1 TRilyun Rupiah, nilai transaksi proses adalah 2,5% dari nilai perkara,
4.NIlai Perkara di atas 1 Trilyun RUpiah, nilai transaksi proses 1% dari nilai perkara….
Nilai transaksi proses smata-mata guna memastikan proses berjalan sesuai dengan kebutuhan Iblis, yaitu Uang….dan tidak ada jaminan setelah proses …mereka yang berproses bisa masuk surga…
Akhirnya, kami berharap banyak, pengumuman reformasi nilai di Polish17 Republik Iblis, dapat membantu keberadaan kebathilan maupun Partai Kebathilan Sejati hingga akhir zaman…Amin…
GANYANG MAFIA!!!!!!!!!!!…masih dari Cicak Vs Buaya…Cicak Vs Godzilla…KPK, Masyarakat Anti Korupsi Vs Polri, Kejaksaan, Komisi III DPR RI, Pemerintah Republik Indonesia……
Slogan ini bukanlah slogan yang dikeluarkan atau dihasilkan dari proses berfikir jernih seorang dan atau tim kepresidenan RI…
mengerikan…
Slogan Ganyang Mafia…terutama dikhususkan kepada Mafia Peradilan…adalah inovasi ReakTIF…Susilo Bambang YUdhoyono….
Sejujurnya …kami pun berharap begitu…terus terang …beberapa hal yang kami harus pelihara adalah :
1. keberadaan Para Pengusaha Koruptif….
Kami harus berani menegaskan kepada publik…bahwa negeri ini adalah negeri miskin…dan tanpa keberadaan pengusaha, maka niscaya PDB negeri ini jauh di bawah negeri paling miskin di Afrika..jadi….
Publik harus bisa menerima..bahwa kami…para pengusaha koruptif…adalah sumber kekayaan non alam bagi para pejabat di negeri ini….
Publik harus membuka mata..bahwa keberadaan Susno Duadji, A.H Ritonga, Kemas Yahya Rahman, Al Amin Nur Nasution di pemerintahan, baik legislatif, eksekutif, bahkan yudikatif…adalah bagian dari upaya kami meniscayakan keberadaan kami…sekaligus menjaga peringkat negeri ini agar tidak menjadi negeri termiskin secara ukuran PBB di dunia…..
2. Keberadaan Para Birokrat Koruptor….
Sesungguhnya…kita harus bersyukur…masih banyak para pejabat korup…para aparat yang keparat di negeri ini…sebab…keberadaan mereka semua…merupakan pemeliharaan keberadaan negara ini…..
Mari kita berfikir jernih….tanpa keberadaan Joko Chandra, tanpa keberadaan Arthalyta Suryani, Anggoro Widjojo, Anggodo Widjojo,hingga Ong Yuliana….belum tentu negeri ini…bisa bertahan dari krisis…
Ingat…proses politik ..bahkan seperti Reformasi pun membutuhkan Uang..nah..itu dari para pengusaha koruptif…
Lalu…adakah jaminan mereka akan bertahan di INdonesIA tanpa keberadaan para pejabat BUSUK…
mustahil….
negeri ini butuh Jaksa Model Urip Tri Gunawan…guna memastikan Pengusaha ala Joko Chandra, ARthalyta Suryani…ANggoro Widjojo, berinvestasi di sini….…
Maka….Izinkan Partai Kami BErTaruh…
GanYANG MAFIa Peradilan!!!!!!!!!
Semata-mata hanya UNTuk Pencitraan Susilo Bambang YudhOyono saja…dan Kami setuju!!!!!!!!
Seratus Persen Setuju…………. Kami Yakin…SBY tidak akan pernah berani…melaporkan ANggODo, aNGgoro, Ong Yuliana…sekalipun namanya dicatut…SBY…jabatan (dan ini milik masyarakat INdonesia) RI 1 dicatut…
bagi kami…
SBY tahu..
bahwa Kebathilan adalah Hal YANG HARUS
HIDUP DAN BERSEMAYAM terus di Indonesia…
minimal selama masa Ia Memerintah…akhirnya…
Ganyang Mafia…berarti Ganyang SBY…
dan itu tidak mungkin…
sebab …
kecil kemungkinan SBY mengganyang dirinya sendiri….
SElamAT datang SUSilo BambANg YudhOYONo ke Partai Kami….
Partai Kebathilan Sejati…………………
Cicak Vs Buaya….
Telah terjadi pertarungan yang tidak imbang, tidak sehat, bahkan cenderung memalukan dan memilukan…
Cicak…ditantang duel oleh Buaya…bayangkan …seekor buaya harus menghabiskan ribuan ekor cicak, baru bisa kenyang…
di satu sisi…
Cicak tidak memiliki kepentingan yang bersinggungan dengan Buaya…
Cicak hanya memakan serangga, dan jarang hidup langsung bersentuhan dengan tanah….
sementara buaya, pemakan daging, pemangsa dan dapat hidup di daratan serta berendam dalam air, sementara bagi cicak, jatuh ke air (sekalipun tidak ada buaya di dalamnya) berarti kematian..
Singkat Cerita…Episode KPK vs Polri…telah bergulir menjadi KPK Vs Polri dan Kejaksaan Agung (Godzilla) dan berkembang menjadi ….
KPK dan Masyarakat Vs Polri, Kejaksaan Agung, Komisi III DPR RI, dan tentu, Pemerintah….
Sungguh, sedih melihat pertarungan yang tidak imbang ini…tapi apa lacur…boleh jadi..semua orang di Indonesia…memang pelacur…mulai dari presiden yang melacurkan negara ke Amerika Serikat…(Kasus Namru 2) hingga Muhammad Al Amin Nur Nasution…yang kabarnya tidak hanya koruptor, tapi juga suka main perempuan…tentu boleh diperdebatkan apa ia “bermain dengan pelacur atau memang bermain dengan pasangan yang sama suka sama senang….
Terlepas dari itu semua…
izinkan kami..
menyambut hangat kedatangan
Abdul Hakim Ritonga
dan
Susno Duaji…
terlepas dari apa pun yang Anda berdua lakukan…kami berharap…
Anda dapat berbagi kepada kami semua….baik kader, simpatisan Partai Kebathilan Sejati…minimal trik2 untuk melakukan aktivitas keji, tanpa harus merasa bersalah…
hal ini penting untuk dapat diserap oleh anggota, kader maupun simpatisan kami, sebab bagi kami…
semakin banyak yang BatHIL…
SemaKIN LapanG jalan Ke Surga (tentu bagi yang tidak bathil….)
Mudah2an Anda berdua…tidak keberatan, minimal menjadi penasihat secara gratisan tentang “how to” aktivitas Anda…
dan yang paling fenomenal…Anda berdua tidak hanya membuat atasan Anda (baik Kapolri maupun Jaksa Agung) tidak berkutik, bahkan SBY pun, tampak sangat berhati-hati kepada Anda berdua…
Tanpa bermaksud melebih-lebihkan, sejatinya kami agak terganggu dengan fabelisasi Cicak Vs Buaya…sebab menurut kami….
para binatang boleh jadi keberatan dengan sebutan ini, terutama bagi cicak dan buaya…keduanya tidak diberikan akal sebagaimana layaknya manusia..sehingga apabila manusia menisbatkan dirinya kepada mereka, merupakan aib yang maha dahsyat bagi mereka…
sebab..dengan akal saja, manusia bisa masuk neraka..bandingkan dengan mereka..yang tidak berakal, gak masuk sorga ya ora pathekan….
Sekali lagi…
selamat datang Abdul Hakim Ritongan dan
Susno Duaji…
semoga Anda berdua dapat ikhlas berbagi….
Amin
Ganyang Mafia….(PEradiLAN…)…
ah Susilo Bambang Yudhoyono…kamu masih saja bermimpi….eh maaf…masih saja cari muka!!!!
gak malu tuh ditertawakan jajaran Polri
(terutama bareskrim) dan Kejaksaan Agung…ih…jijay deh….
…(kata asterix….) aaaaaamiiiiiiiiitttt….aaaaammmmmiiiiiittttttt(bersambung)
Pemilu dan Pilpres dah kelar…bahkan…Presiden Terpilih…Telah memilih para pembantunya, yaitu Kabinet Indonesia bersatu jilid II….
Menarik, banyak pro dan kontra tentang pilihan yang telah ditetapkan oleh sang presiden…tapi terlepas dari itu semua…segala hak prerogatif, bermuara dan bermukim utuh di presiden…jadi…
Anjing Menggonggong…Kafilah Tetap Berlalu…
maka…jangan kritik tentang hak prerogatifnya…sebab…hal itu akan membuat kita…mempersamakan diri kita…dengan Anjing..ih…amit..amit…..
PATUTKAH KITA YAKIN ADA KEMAJUAN DI KEMUDIAN HARI….????
Ini adalah kisah nyata, tentang salah seorang pembantu SBY….
Alkisah….Pesta Blogger 2009…dihadiri salah seorang menteri, menkominfo, Tifatul Sembiring….
di awal kehadiran…riuh rendah penyambutan terhadap diri sang menteri, menjadi tolok ukur, adanya harapan, adanya apresiasi…terhadap sang menteri….
dan sebagaimana simbol2 yang diagung2kan dalam acara kemasyarakatan, pihak panitia pun mempersilahkan sang menteri, memberikan sambutan….
Entah karena banyaknya apresiasi terhadap Tifatul Sembiring, entah karena kebanyakan blogger pada saat itu simpatisan PKS, atau mungkin berharap banyak terhadap kemurahan hati KOMINFO tuk para blogger….
banyak blogger mengabadikan saat-saat sang menteri akan berpidato…dan…blitz bertaburan bak bintang di tengah cerahnya malam…
keren….
Naasnya…tanpa disadari (atau memang disitu batas maksimal potensi berpikir sang menteri….)
Tifatul mempertanyakan…kurang lebih begini…”nih kameranya…ada isi filmnya semua gak…??? ….
berani tebak tanggapan para blogger yang duduk diam..bukan photographer….sebagian ada yang teriak…
“pak itu kamera digital, gak ada film lagi…” duh….hu….hu….
beberapa rekan blogger yang mendengar celotehan itu …tertawa…ternyata….
Menkominfo, yang mantan presiden partai besar (besar karena menggunakan emosi dan sentimen agama) dan kabarnya tempat bermukimnya para intelektual …gak mencermati perkembangan, bahwa saat ini era kamera telah beralih ke kamera digital, bukan film sebagai alat perekam..duh….
beberapa rekan blogger, trenyuh…ternyata (dengan pikiran yang lebih sopan) si Menteri ingin berkelakar…eh malah ia yang jadi korban kelakar…he..he..he….
Lalu…..
apa dampak bagi Partai kami, Partai Kebathilan Sejati…
tidak ADA SAMA SEKALI…
kecuali SEBuah TanDa Tanya….
MASIHKAH KITA BERMIMPI BERTAMBAH BAIK….???? dari segi KOMINFO..apabila Menterinya…tidak berusaha mengupdate perkembangan teknologi…..???
Bagi kami, kesedihan kedua yang mengemuka adalah….
dalam perkenalan,
Tifatul sempat mengatakan bahwa ia adalah blogger…dan blogger jadi menteri…he.he..he…
PEKAES jadi bertanya-tanya..jangan-jangan…karena ia seorang presiden partai, punya anak buah..tulisan yang ada di blog Tifatul Sembiring…boleh jadi lebih banyak ditulis oleh “Ghost Writer”…duh…apabila asumsi ini benar…(semoga) maka…
Kami,
Partai Kebathilan Sejati…turut berduka…
sebab, hantu yang kabarnya bagian tak terpisahkan dari Setan….lebih memilih mendukung TIfatUL sembiring…yang jelas-jelas presiden dari Partai Keadilan Sejahtera..
bukan malah mendukung kami…yang jelas-jelas memfasilitasi sohibul bathil ..tuk bermukim di partai ini…
Ternyata…..belum genap sebulan setelah pemilihan kabinet…SBY telah memperteguh mimpi kami…bahwa…kadang-kala, Iblis dapat berwujud seperti malaikat terang…hiks….
dan kompetensi politisi yang dipaksakan sebagai teknokrat…adalah jalan bagi kami…
Partai Kebathilan Sejati…tuk dapat bersenyawa dengan masyarakat Indonesia…yang lebih banyak yang bodoh…apalagi bila dihadapkan dengan emosi keagamaan….
SELAMAT…Mimpi ANda..hilang…mimpi kami segera datang……….










